Cara Membuat Rencana Pemasaran Konten (Content Marketing) 1 Halaman

Kenapa membuat rencana pemasaran konten?

Content Marketing adalah marketing atau pemasaran.

Artinya membutuhkan sebuah rencana agar berjalan dengan baik.

Arti penting sebuah rencana bisa membedakan blogging biasa dengan content marketing.

Jika Anda menulis konten di sebuah blog misalnya, tanpa didasari rencana tertentu, itu hanya sekedar blogging.

Namun jika Anda sudah ada rencana jelas, maka itu sudah masuk ke content marketing.

Membuat Rencana Pemasaran Konten

Kabar baiknya, untuk memulai content marketing, terutama untuk pengusaha kecil atau personal, saya menyarankan membuat rencana pemasaran konten yang sederhana. Cukup 1 halaman saja.

Jika Anda membutuhkan rencana yang lebih detil, Anda bisa menghubungi saya untuk konsultasi atau memberikan training untuk tim pemasaran Anda.

Langkah-Langkah Membuat Rencana Pemasaran Konten

Membuat rencana pemasaran konten sebenarnya sederhana, apalagi jika Anda sudah memiliki rencana pemasaran sebelumnya. Anda tinggal mengintegrasikannya dengan rencana konten Anda. Jadikan content marketing menjadi salah satu dari marketing mix Anda.

Jika Anda belum memiliki rencana pemasaran atau masih dalam benak, mungkin sekarang saatnya untuk memulai menuangkannya ke dalam kertas.

Membuat Rencana Pemasaran Konten (juga) Dimulai Dari Target Pasar

Sama halnya seperti rencana pemasaran pada umumnya, langkah awal membuat rencana pemasaran adalah siapa target pasar Anda. Yang artinya diawali dengan segmentasi sebelumnya.

Jadi, untuk rencana pemasaran 1 halaman, Anda cukup menyebutkan siapa target pasar Anda? Dalam prakteknya Anda menyebutkan ciri-ciri target pasar, baik dari segi demografi, geografi, prikografi, dan perilaku pembelian.

Contoh target pasar dengan ciri yang sederhana: wanita, umur 24 – 40, wanita, punya anak balita, tinggal di kota besar, ekonomi menengah, membeli dengan orientasi manfaat.

Mudahkah?

Kejelasan target pasar akan memberikan kemudahan bagi kita bagaimana membuat konten dan konten apa saja. Beda target pasar bisa beda gaya bahasa yang digunakan. Interestnya juga berbeda. Konten untuk kalangan ekonomi bawah akan berbeda juga dengan konten untuk kalangan bawah.

Juga berkaitan dengan perilaku pembelian. Jika Anda menghadapi orang yang orientasi kualitas akan berbeda membuat kontennya dengan target pasar yang orientasi harga.

Bisa difahami, mengapa kita harus dengan jelas mendefinisikan target pasar?

Membuat Tujuan Pemasaran

Silahkan baca tentang manfaat dan tujuan content marketing, kemudian tuliskan di rencana Anda, tujuannya apa?

Mungkin Anda akan berpikir tujuannya SEMUA, tapi ingat, setiap tujuan akan menuntut usaha dan sumber daya. Saya kira tidak ada salahnya untuk fokus dulu, disesuaikan dengan waktu dan sumber yang kita miliki.

Misalnya fokus ke lead generation berupa email. Artinya fokus Anda membangun list. Ini hanya contoh saja.

Fokus lead generation akan berbeda dengan fokus selling. Begitu juga untuk branding. Konten yang akan Anda buat harus disesuaikan dengan tujuan pemasaran Anda.

Buat Target Terukur

Tujuannya agar Anda mengetahui apakah Anda sudah mencapai hasil atau belum. Misalnya Anda memiliki target bisa mendapatkan 100 lead per hari (3000 per bulan) di akhir bulan ke 6.

Tentu saja di awal bulan Anda tidak akan mencapai 100 per hari, mungkin Anda bisa mengeset target awal dulu. Misalnya bulan pertama 10 lead per hari. Bulan kedua 30 lead per hari. Bulan ke empat 50 lead per hari. Bulan kelima 75 lead per hari. Dan, bulan keenam 100 lead per hari.

Tentu saja angka diatas hanyalah contoh. Intinya Anda punya angka untuk mengukur keberhasilan usaha pemasaran Anda.

Target terukur ini juga berkaitan dengan metrik pemasaran kita misalnya jumlah pengunjung, tingkat konversi, jumlah download, dan sebagainya. Sehingga menentukan sejauh mana kualitas dan kuantitas konten yang kita buat.

Rencanakan Format Konten Yang Akan Anda Buat

Format konten apa saja yang mau digunakan untuk membuat konten? Ada banyak pilihan dan Anda bisa menggunakan banyak format sekaligus disesuaikan dengan waktu dan sumber daya yang dimiliki.

Untuk konten yang sering dipublikasikan bisa menggunakan format yang mudah. Misalnya blog post untuk membuat konten yang relatif ringan dengan frekuensi 3 kali dalam 1 minggu. Atau tiap hari misalnya.

Kemudian 1 ebook setiap bulan. 1 video per bulan. Dan seterusnya. Silahkan Anda rencanakan seperti apa rencana format konten yang akan dibuat.

  • eBook atau dokumen digital lainnya
  • Mini site atau landing page
  • Gambar atau infografik
  • Video
  • Audio
  • Webinar (seminar online)
  • Podcast
  • Seminar offline
  • Presentasi
  • Email/newsletter
  • Aplikasi perangkat mobil
  • Studi kasus
  • Artikel
  • News Release

Setiap format konten memiliki karakter tertentu, masing-masing punya keunggulan dan kekurangan. Jadi tinggal disesuaikan dengan kebutuhan kita.

Semakin variatif konten yang kita buat, akan semakin bagus dan lebih mjangkau banyak kalangan.

Susun Rencana Promosi Konten Anda

Ada banyak pilihan untuk promosi. Kita tidak sedang bicara mana yang paling bagus dan efektif. Pada kenyataan selalu kombinasi dari berbagai cara promosi.

  • SEO. Optimasi mesin pencari, bagaimana konten Anda mudah ditemukan oleh pengguna mesin pencari
  • Social Media. Banyak pilihannya, yang paling populer adalah Facebook, Twitter, Linkedin, Instagram, dan sebagainya.
  • Iklan di social media, ada facebook ads, iklan di twitter, iklan di instagram, dan sebagainya.
  • Iklan di mesin pencari seperti Google Adword, Bing Ads, dan sebagainya.
  • Email marketing.
  • Newsletter.
  • Iklan offline atau media elektronik seperti TV.

Jika belum bisa menggunakan banyak jalur promosi, saran saya pilih 2-3 jalur. Satu yang tidak boleh dilewatkan adalah email marketing, karena akan membuat promosi lebih efektif.

Harus ada sistem banyak Anda bisa mendapatkan email dan kemudian mengirimnya suatu saat. (Tentang email marketing, akan dibahas pada artikel lain).

Satu atau dua jalur lain bisa SEO dan iklan. Atau SEO dengan social media. Silahkan bisa Anda pilih kombinasi yang paling tepat.

Penutup

Ini adalah rencana cepat yang harus Anda miliki sehingga dengan cepat pula anda bisa memulai bekerja tanpa harus menunggu rencana detil.

Bukan berarti Anda tidak membutuhkan rencana detil, Anda tetap harus membuatnya karena ini sangat pengaruh ke perjalanan pemasaran konten yang cukup panjang. Content marketing bukan lari sprint, tetapi lari marathon dimana Anda harus memiliki “nafas panjang” agar sampai ke tujuan.

Terutama berkaitan dengan konten. Ada baiknya direncanakan sejak awal, konten apa saja yang akan dibuat. Tema apa saja, judul apa saja, pemilihan kata kunci, dan sebagainya. Ada baiknya direncanakan detil agar kita tidak bingung. Sudah jelas apa saja yang harus dilakukan bulan ini atau minggu ini.

Rencana detil sifatnya progressif artinya berkembang terus-menerus. Mungkin perlu ada orang yang khusus menangani ini.

Salah satu kesalahan besar yang pernah saya lakukan adalah saat saya tidak memiliki rencana konten cukup detil. Di satu tema terjadi tumpang tindih atau terlalu banyak konten, sementara di tema lain kekurangan konten. Jika tidak ada rencana, Anda akan bekerja sesuai dengan mood Anda.

Adalah benar trend berubah dan akan ada yang disebut dengan kekinian. Bukan berarti kita mengabaikannya. Kita bisa memanfaatkan kekinian atau hal-hal baru untuk dimasukan ke dalam rencana kita.

OK, mungkin kita bahas rencana detil nanti, untuk saat ini tugas Anda membuat rencana pemasaran konten 1 halaman dulu.

Rahmat

Praktisi content marketing sejak 2002, mengaplikasikan content marketing untuk pemasaran villa, konveksi, trainer, herbal, dan produk pengembangan diri.

Rahmat

Praktisi content marketing sejak 2002, mengaplikasikan content marketing untuk pemasaran villa, konveksi, trainer, herbal, dan produk pengembangan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *