Inbound Marketing adalah Cara Mendatangkan Calon Konsumen

Inbound marketing adalah cara mendatangkan konsumen yang tertarik dengan produk atau jasa Anda.

Menarik? Ya memang menarik, bukan mendorong atau menjangkau, tetapi menarik.

Inbound marketing adalah bukan hanya SEO, meski SEO masih bagian dari Inbound Marketing.

Apa bedanya dengan content marketing?

OK, kita akan bahas disini. Untuk Content Marketing saya sudah membahasnya disini.

Setelah mempelajari keduanya, nanti Anda akan memahami apa yang membedakannya.

Kata Kunci Inbound Marketing adalah MENARIK

inbound marketing adalah

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan inbound marketing, kita perlu mereview dulu apa yang disebut outbound marketing.

Intinya outbound marketing seperti kita mengumumkan melalui megaphone atau toa. Contoh outbound marketing seperti iklan, menyebar poster, memasang spanduk, billboard, dan sebagainya. Kita yang dalam menginterupsi pasar.

Sementara inbound marketing adalah upaya pemasaran yang menarik atau mendatangkan seperti magnet. SEO adalah salah satunya, dimana website kita didatangi oleh pasar yang mencari bukan mendatangi pasar.

Disini saya tidak sedang membahas mana yang lebih baik antara inbound dan outbound. Keduanya cukup efektif jika dijalankan dengan strategi dan taktik yang benar. Intinya adalah untuk melihat perbedaan.

Bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa outbound dan inbound marketing saling melengkapi. Keunggulan outbound marketing adalah kecepatan sementara keunggulan inbound marketing pada permissive-nya.

Pada kenyataannya ada beberapa produk atau jasa lebih cocok menggunakan inbound dibandingkan outbound. Salah satuna adalah kriteria produk atau jasa yang target pasarnya tidak bisa dikonsentrasikan. Mungkin karena menyebar ke dalam berbagai segmen pasar.

Nah, daripada kita sulit menemukan mereka, mengapa kita tidak berusaha menarik mereka datang kepada kita. Misalnya saat mereka membutuhkan atau setidaknya sedang mencari informasi, mereka mencari di mesin pencari. Dan kita sudah menyiapkan konten untuk mereka.

Komponen Inbound Marketing

Selain SEO, Content Marketing juga menjadi salah satu cara untuk melakukan inbound marketing. Apalagi jika keduanya dikombinasikan. Itu lebih mantap.

Namun bukan hanya itu, masih ada 2 komponen yang bisa kita terapkan dalam inbound marketing. Keempat komponen ini saling sinergi dan saling menguatkan. Apa saja?

  1. SEO (Search Engine Optimization)
  2. Content Marketing
  3. Social Media Marketing (non ads)
  4. Lead Generation (Email Marketing)

SEO adalah sebuah teknik pemasaran dengan mengoptimasi website Anda menyediakan konten yang dicari oleh target pasar dan mudah ditemukan di mesin pencari.

Sementara tentang content marketing sudah dibahas disini.

Social media marketing adalah bagaimana kita memanfaatkan social media untuk membangun audiens dan memanfaatkan potensi viral. Sebagian social media menyediakan fasilitas untuk bisnis, seperti Facebook yang menyediakan Fan Page dan Group.

Lead generation adalah sebuah teknik bagaimana kita mengumpulkan lead (data calon prospek). Yang paling banyak dilakukan adalah email. Namun tidak menutup kemungkin berupa pin BBM, No HP (WA/Telegram), line, dan sebagainya. Tujuannya agar kita lebih mudah menghubungi lagi calon prospek.

Langkah-langkah Menerapkan Inbound Marketing Dalam Bisnis Anda

OK, untuk membahas langkah-langkah menerapkan inbound marketing, perlu difahami dulu alur kerjanya. Bisa digambarkan dengan diagram dibawah ini:

alur inbound marketing

  1. Sebagaimana konsep pemasaran pada umumnya, selalu diawali dengan target pasar.
  2. Siapkan website dengan konsep blog lebih baik.
  3. Riset kata kunci sebagai upaya awal dalam menjalankan teknik SEO.
  4. Mengumpulkan follower tertarget di social media.
  5. Pembuatan content, optimasi SEO, dan promosi (jika diperlukan). Ini bisa dikatakan bagian content marketing.
  6. Arahkan pengunjung ke landing page untuk mendapatkan leads. Copywriting memegang peranan penting untuk mengarahkan ke landing page dan mengajak pengunung agar memberikan datanya. Lebih bagus ada intensif tertentu.
  7. Mulai upaya mengubah leads dengan konsep CRM (Customer relationship management) dan juga teknik Selling.
  8. Penjualan bukan tujuan satu-satunya, tetapi bagaimana agar pelanggan menjadi promotor produk atau jasa kita. Kuncinya dengan memberikan kepuasan. Atau bisa juga dengan program referal yang menawarkan intensif.

Alur diatas tidak kaku seperti itu. Anda tentu saja bisa memodifikasi disesuaikan kebutuhan dan tujuan pemasaran Anda. Misalnya untuk tujuan branding, maka ujungnya tidak berfokus pada penjualan. Silahkan modifikasi, kuncinya ada tetap dengan konsep yang menarik, bukan mendorong.

Dan seperti menjalankan pemasaran pada umumnya, test dan ukur akan menjadi bagian penting juga untuk menerapkan inbound marketing.

Penutup

Mudah-mudahan Anda sudah bisa membedakan antara outbound marketing dengan inbound marketing dan dimana peran SEO serta Content Marketing.

Sekali lagi, pembahasan ini bukan untuk membanding-bandingkan antara satu konsep pemasaran yang satu dengan yang lain. Namun agar kita memahaminya dan bisa menerapkan sebagai tambahan atau mencoba variasi lain pemasaran.

Perlu difahami bahwa content marketing adalah pemasaran yang membutuhkan waktu. Artinya hasilnya tidak instan. Namun bisa memberikan hasil jangka panjang, tertarget, dan dengan biaya yang cukup hemat. Mau mencobanya?

Rahmat

Praktisi content marketing sejak 2002, mengaplikasikan content marketing untuk pemasaran villa, konveksi, trainer, herbal, dan produk pengembangan diri.

Rahmat

Praktisi content marketing sejak 2002, mengaplikasikan content marketing untuk pemasaran villa, konveksi, trainer, herbal, dan produk pengembangan diri.

eBook GRATIS: Panduan Dasar Content Marketing

Tidak mau ketinggalan kalau ada artikel atau info seputar strategi dan taktik pemasaran jitu bukan? Juga Dapatkan ebook Gratis Panduan Dasar Content Marketing. Masukan email Anda, Klik Daftar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *